Music Review : Dead Sara

Dead SaraDiawali dari sebuah comment dari sebuah temen di salah satu posting, tiba-tiba kepengen nulis lagi di blog yang terlantarkan ini. Sekalian ngabuburit nunggu bedug. daripada ngantuk ngga jelas. So here it is, my latest music review. And I’m excited to present this new awesome band to you.

Namanya Dead Sara. Band yang berasal dari L.A. ini bener-bener merintis karir mereka dari bawah sampe akhirnya mereka bisa dibilang band pendatang baru yang cukup dinanti performancenya. Tapi musik yang dibawain mereka ngga seserem namanya. Alirannya lebih ke arah grunge, alternative rock, and a little bit of ballad rock. Yang pasti sih kalo loe kangen sama nuansa rock hebat di tahun 90-an, band ini bisa mengobati rasa kangen loe.

Band ini terdiri dari 4 orang, 2 cewe dan 2 cowo. Emily Armstrong di vokal, Siouxsie Medley di lead guitar, Sean Friday di drum, Chriss Null di bass. Yang paling asik dari band ini adalah karakter suara Emily Armstrong yang bener-bener khas. Banyak yang bilang karakter suaranya mirip Janis Joplin. Tapi si mbah ga pernah dengerin Janis Joplin jadi ngga bisa ngebandingin.

Kalo soal musiknya, si mbah cuma bisa bilang kalo si mbah suka sama semua lagu yang ada di album pertama mereka. Well, mereka udah pernah ngeluarin EP tapi kurang kedengeran dan agak susah juga nyarinya.Jadi lagu-lagu di album self-titled inilah yang si mbah bisa dengerin. Dan dari lagu awal sampe lagu terakhir jadi menu wajib buat didengerin tiap hari di kantor.

2 lagu pertama, Whispers and Ashes dan We Are What You Say jadi pembuka yang sempurna untuk album ini. Ngga terlalu keras dan ngga juga terlalu lembut. Walaupun band ini bilang bahwa We Are What You Say adalah lagu pop versi mereka. Si mbah cuma bisa senyum. Baru masuk ke lagu ketiga kita dikasih lagu yang bikin nama mereka membahana di dunia Rock yaitu Weatherman. Pertama kali dengerin kesan pertama yang si mbah dapet adalah band ini adalah Pearl Jam dengan vokalis cewe. It’s freakin’ awesome!

Total ada 5 lagu yang lumayan kenceng di album ini. Yang jadi favorit kedua di album ini adalah Monumental Holiday. Tapi di album ini juga ada lagu rock ballad yang ciamik. Sorry For It All adalah single kedua dari band ini yang merupakan lagu rock balladnya. And I gotta say all the rock ballads from this band is great! Especially Dear Love, and Face To Face.

Sebenernya banyak yang pengen si mbah bahas tentang band ini, apalagi tentang Siouxsie Medley si gitaris nan cantik, tapi tulisan segini kayaknya cukup dah. Kalo mau tau lebih lanjut tentang band ini tinggal masuk ke website mereka http://www.deadsara.com. Ato cek video di bawah. Enjoy!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s