Tron: Legacy 3D

Salah satu cita-cita (yang tadinya masuk resolusi di tahun 2011) terwujud di hari natal kemaren adalah nonton di Bioskop berduaan sama istri. Ga tanggung-tanggung si mbah langsung nonton 3D. Maklum, jarang-jarang banget bisa nonton di bioskop soalnya. Dan kebetulan film 3D yang maen juga katanya keren banget, yaitu Tron: Legacy. Ada satu lagi sih, Gulliver’s Travel. Tapi si mbah agak males nontonnya karena itu bukan film yang worth it untuk ditonton secara 3D. 2D aja udah cukup maksudnya.

Jujur aja, si mbah ga pernah nonton film aslinya (karena Tron adalah sekuel dari film Tron yang muncul di zaman si mbah belom lahir, yaitu tahun 1982). Tapi bener-bener ga ada masalah sama sekali untuk ngikutin filmnya. Mungkin keterkaitannya sedikit, dan latar belakangnya juga dijabarin dengan jelas di awal dan di tengah-tengah film. Dan menurut si mbah, emang ga perlu repot-repot nonton dulu film pertamanya, apalagi nonton setelah nonton film ini.

Untuk filmnya sendiri, jalan ceritanya standar aja. Ga terlalu banyak kejutan yang gimana, bisa dibilang hampir semua jalan ceritanya ketebak. Bahkan menurut si mbah pribadi, jalan ceritanya agak-agak mirip The Matrix. Untuk adegan actionnya juga kurang begitu menggigit. Adegan-adegan di arenanya yang justru jadi inti film ini, kayaknya ga begitu seru. Udah gitu efek 3D nya juga walaupun bisa dibilang ada di 80% film ini, ga begitu bagus. Tetep kalo buat si mbah, film 3D yang paling oke adalah Avatar ato film animasi 3D. Kalo efek 3D nya pake sistem post production kayak gini sih, jadinya ga begitu bagus. Tapi yang lucu dari film ini, ada Jeff Bridges versi CGI. Mungkin karena orang aslinya udah tua banget dan film ini butuh Jeff Bridges versi muda untuk karakter Clu.

Untuk sinopsisnya, ceritanya ada seorang bapak bernama Kevin Flynn yang merupakan pencipta dari dunia Tron. Suatu hari dia pergi ninggalin anaknya dan ga pernah kembali lagi. Ternyata Kevin ini terjebak di dunia yang dia ciptain itu. Si anak, Sam, yang kecewa karena kepergian bapaknya tumbuh menjadi pria yang pemberontak. Dia bahkan mengacaukan sistem di perusahaannya sendiri, ENCOM. Singkat cerita, Sam mendapat pesan melalui rekan ayahnya untuk masuk ke arena permainan milik ayahnya dulu. Di situ dia secara tak sengaja masuk ke dunia Tron. Dan cerita pun bergulir tentang bagaimana perjuangan Sam untuk bertemu Kevin. Berlanjut kepada perjuangan mereka berdua untu melawan Clu (ciptaan Kevin sebagai gambaran dirinya di dunia Tron) yang mulai berubah menjadi jahat. Endingnya pasti bisa ketebak dari situ.

Nilai lebih film ini kalo menurut si mbah adalah music scorenya yang diisi oleh Daft Punk. Canggih, penuh ekspresi tapi sangat sesuai dengan alur cerita di film ini. They are genius! Sama penampilan Olivia Wilde juga menarik banget. She’s beautiful in not so common ways. Hehehehe… Oh ya, ada satu film lagi yang mau si mbah bahas yang merupakan bagian dari satu cita-cita yang terwujud di hari natal kemaren. Just wait for it…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s