Samsung Galaxy Tab

Hari ini si mbah akhirnya bisa megang sebuah gadget (nanti bakal dikasi tau kenapa si mbah pake istilah gadget) yang akhir-akhir ini lagi cukup booming. Gadget tersebut adalah Samsung Galaxy Tab. Yup. Akhirnya si mbah bisa megang secara fisik dan ngutak-ngatik sedikit tentang barang mewah yang satu ini. Eitt… Barang ini bukan punyanya si mbah tapi. Si Tab ini punyanya rekan kerja si mbah yang emang doyan banget ngikutin perkembangan gadget2. Tapi si mbah cukup beruntung bisa nyicipin sedikit barang ini. Dan ngga begitu detail karena si mbah juga ga berani ngutak-ngatik sampe dalem banget.

Oke kita mulai dari fisiknya dulu. Dengan display 7 inch, kalau menurut si mbah cukup besar walau tidak terlalu besar. Dimensinya sama kayak kita lagi bawa buku agenda. Terlebih lagi punya rekan si mbah ditutupi pake pouch kulit yang bikin si Tab itu makin identik sama buku agenda. Dan satu lagi kelemahan menurut si mbah adalah si Tab itu agak sedikit berat. Yang kalo digenggam lama-lama kayaknya agak pegel dikit. Tapi dengan dimensi sebesar itu, display yang jernihnya bikin aplikasi-aplikasi yang dipake di Tab jadi enak. Cuma yaaa kalo dari sudut pandang si mbah pribadi agak terlalu besar. Belom lagi si Tab ini lumayan tebel juga.

Untuk performa, si mbah ngerasa si Tab itu cukup cepat dan responsif. Sensitifitas sentuhan memang tidak sesensitif iPhone / iPod Touch. Tapi bukan satu hal yang bikin performa si Tab ini menjadi turun. Transisi dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya juga sangat baik. Kemampuan display Grafisnya juga sangat bagus. Setiap animasi dari sistem operasi androidnya tidak pernah mengalami patah-patah. Si mbah sudah mencoba untuk memainkan Angry Birds, tingkat akurasinya lebih baik daripada saat si mbah memainkan Angry Birds di Motorola Milestone. Ada beberapa game 3D yang belum sempat si mbah coba, mudah-mudahan nanti kalo ada waktu luang si mbah cobain maen.

Untuk performa display grafis, efek dari layar LCD masih terasa. Dilihat dari beberapa angle yang berbeda, tingkat brightnessnya tidak sama. Mungkin memang si Tab ini didesain untuk dinikmati dari depan saja (ya iyala! ngapain juga dari sudut yang super tipis). Tapi terlepas dari display anglenya, tampilan grafisnya sudah cukup luar biasa. Masih di bawah retina display iPhone 4, tapi kayaknya terbaik di antara android lain yang pernah si mbah pegang. Kalau tidak ada halangan, besok si mbah mau nyobain muter film dengan kualitas HD di Tab, dan bener-bener menguji kemampuan displaynya. Tadi sempet dicoba pake film yang masih kualitas bajakan, dan bener-bener mengecewakan. Mudah-mudahan besok bisa menghilangkan kekecewaan.

Selebihnya, aplikasi-aplikasi di android 2.2 yang diusung si Tab ini sudah cukup memuaskan. Mulai dari fitur penempatan widget yang bisa sampai lebih dari satu halaman home. Buat yang suka banget bermain social media, widget-widget ini bisa bener-bener memuaskan. Aplikasi untuk email yang didapat langsung dari Samsung sudah sangat bagus. Begitu pula aplikasi untuk SMS dan telponnya. Tapi yang paling enak adalah ebook readernya. Fitur multi touch sangat nyaman untuk dimanfaatkan saat kita ingin men-zoom bila tulisan tidak dapat terbaca. Oh ya, browsernya juga sangat bagus. Seperti kita membuka website di PC, alias full website. Kebanyakan gadget biasanya kalo websitenya punya versi mobile bakalan nampilin versi mobilenya.

Dengan harga yang lumayan mahal, sekitar 7 juta-an, Samsung Galaxy Tab sudah lebih dari cukup memuaskan sebagai gadget andalan yang bisa dipakai saat nongkrong, atau berpergian jauh menggunakan kendaraan (tapi bukan saat nyetir loh yaa..). Si mbah bilang ini adalah gadget karena walaupun bisa digunakan untuk telpon dan SMS, Samsung Galaxy tab kurang nyaman untuk dipakai sebagai handphone utama. Dimensinya yang agak besar agak menyulitkan untuk dibawa. Tapi kemampuan Bluetoothnya sudah sangat bagus dengan radius yang cukup jauh (kira-kira 5 meter). Tapi buat si mbah, si Tab ini tetaplah sebuah gadget. Karena si mbah lebih merasa nyaman melakukan telpon dengan menggenggam handphonenya. Berbeda dengan rekan si mbah yang menggunakan si Tab ini sebagai Hand Phone utama, dia sangat puas dan nyaman menggunakan si Tab untuk nelpon dan SMS.

Si mbah jadi tergoda untuk memiliki juga si Tab ini. Tapi si mbah lebih ingin punya Smartphone yang mencukupi semuanya. Display yang besar tapi tidak sebesar si Tab, performa hardware yang baik, dan user interface yang nyaman. Dan untuk sekarang kandidat terbaik adalah HTC desire HD. Tapi si mbah masih memantau perkembangan teknologi sambil menanti harga HD turun. Bahkan si mbah udah ngincer Samsung Galaxy S Pro yang ada qwertynya dengan display 4″. Mudah2an ada versi GSM dan masuk ke Indonesia.

Mudah-mudahan review di atas dapat bermanfaat sebagai bahan pertimbangan. Semua penilaian adalah penilaian subjektif si mbah dan kesan-kesan yang si mbah dapatkan saat menjajal Samsung Galaxy Tab. Tapi kalo emang suka sama si Tab ini, si mbah punya satu pesan : “Beli Aja! Worth it banget kok!”  :D

~ by whorip2 on January 11, 2011.

2 Responses to “Samsung Galaxy Tab”

  1. mbah minta riview galaxy Y dong.. :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: